Kisah sukses Radja Nainggolan mendapat perhatian dari pers Italia. Akhir pekan ini, dia diwawancarai secara khusus acara Serie A Show.
Serie A Show sendiri adalah acara majalah garapan Liga Sepak Bola dan Infront untuk pasar luar negeri. Acara ini disiarkan ke lebih dari 50 negara. Kali ini, mereka terpikat dengan aksi pemain-pemain Cagliari.

Radja Nainggolan, pemain blasteran Indonesia-Belgia, diwawancarai di Assemini. Di tempat itu, Cagliari beruji coba dengan klub lokal.

“Saya menemukan perkembangan yang tepat di Cagliari yang membuat saya bisa mengalami kemajuan, baik sebagai pemain maupun pribadi,” ujar Radja Nainggolan dalam wawancara tersebut.

Dia mengakui, saat ini perjalanan kariernya lebih lancar ketimbang musim lalu. “Musim lalu, saya menghadapi kesulitan beradaptasi dari Seri B ke A. Tapi tahun ini saya mampu berlatih dengan sukses sejak hari pertama bergabung di sini. Jadi, saya bisa menunjukkan penampilan terbaik,” ujar pemain berdarah Batak ini.

Untuk itu, dia berterima kasih kepada Daniele Conti. Putra mantan bintang Italia Bruno Conti itu dianggapnya sebagai kapten yang hebat. “Saya berutang banyak kepadanya,” katanya.

Dia juga berterima kasih kepada Andrea Lazzari, sahabatnya sejak lama, yakni ketika masih bersama-sama di Piacenza.

 

Meski Badan Tim Nasional belum memberikan kepastian mengenai datang atau tidaknya penyerang Timnas Uruguay ke Indonesia, kemungkinan besar jawabannya tidak. Walau tidak bermain di Indonesia, Forlan dipastikan ikut bermain saat Timnas Uruguay uji coba di China.
Forlan, yang seharusnya dijadwalkan tiba hari Selasa lalu bersama Luis Suarez, tak juga menampakkan batang hidungnya hingga Rabu malam. Tadi malam, Ketua Badan Tim Nasional Indonesia, Iman Arif, mengaku belum bisa memastikan.

“Terus terang sebagai ketua BTN saya belum diberitahu kapan dia akan datang. Saya rasa dia belum berada di sini,” terang Iman tadi malam.

Namun jawaban yang lebih pasti bisa didapat dari berita yang beredar seputar Timnas Uruguay.

AS.com melansir kabar yang mengatakan Diego Forlan tidak diizinkan Atletico Madrid terbang ke Indonesia karena masih dalam masa penyembuhan cedera. Dua kali pencetak gol terbanyak Liga Spanyol itu masih di Cerro de Espino, tempat latihan Los Rojiblancos.

Namun kabar yang berkembang mengatakan, batalnya Forlan ke Indonesia disebabkan perselisihan antara keluarga Forlan dan Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF).

Menurut Ovacion Digital, Pablo Forlan Jr, kakak Diego, sebenarnya memegang hak mengatur penyelenggaraan laga melawan Indonesia, namun pada detik-detik akhir AUF menyerahkannya pada pihak lain.

Untuk menunjukkan empatinya, penyerang Atletico itu akhirnya memutuskan tidak ikut ke Jakarta.

“Ada kesempatan bagi Pablo menggelar partai itu, tetapi justru orang lain yang akhirnya menggelar,” ujar Pablo Forlan Sr, seperti dikutip Radio 1410amlibre.

“Bayangkan reaksi seseorang (Pablo Forlan Jr) bila adiknya datang ke pertandingan yang seharusnya ia yang melaksanakan?” lanjut sang ayah.

“Karena alasan itu Diego batal pergi,” mantan pemain Timnas Uruguay yang kini menginjak usia 65 tahun itu menjelaskan.

Namun Forlan dipastikan akan mengikuti laga uji coba di Cina, tak lama setelah Uruguay bertarung dengan Indonesia.

 

Perwakilan Timnas Indonesia akan mengikuti drawing AFF Suzuki Cup 2010 pada 15 September di Song Hong Grand Ballroom, Sheraton Hanoi, Vietnam. Pertandingan Suzuki Cup digelar di Vietnam dan Indonesia paad Desember depan.

“Drawing ini cukup menegangkan bagi Indonesia. Pasalnya, terbuka kemungkinan Indonesia akan satu grup dengan tim kuat seperti Thailand dan Singapura,” kata Nugraha Besoes kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Nugraha dijadwalkan menghadiri drawing tersebut bersama Wolfgang Pikal (Asisten pelatih timnas) dan Djoko Driyono (Ketua LOC AFF Suzuki Cup 2010).

Federasi Sepakbola ASEAN (AFF) yang akan melaksanakan drawing itu. Acara ini sangat penting bagi seluruh tim peserta untuk mengukur peta kekuatan di grupnya masing ? masing.

Total delapan negara akan berpartisipasi dalam AFF Suzuki Cup 2010 yang penyisihannya berlangsung di Indonesia dan Vietnam pada Desember 2010.

Saat ini sudah ada enam negara yang otomatis berpartisipasi dalam event sepak bola dua tahunan tersebut. Mereka adalah Indonesia, Vietnam, Singapura, Thailand, Malaysia dan Myanmar.

Dua tempat lagi akan diperebutkan oleh empat negara di babak kualifikasi, yakni Laos, Kamboja, Timor Leste dan Filipina. Babak kualifikasi ini akan berlangsung di Laos pada 16-24 Oktober 2010.

Seorang pendaki mancanegara asal New York, Amerika Serikat (AS) dikabarkan hilang saat melakukan pendakian ke puncak Gunung Semeru, Minggu (29/08).

Pendaki yang belakangan diketahui sebagai musisi bernama MATTHEW NEMAR ALEXANDER (24), beralamatkan di 15 W 18 Street 200 New York, USA ini, melakukan pendakian solo sejak Jumat (27/08) sekitar pukul 07.00 WIB.

THOMAS HADI SANJAYA (42) Kepala Desa Ranupane, Kecamatan Senduro ketika dikonfirmasi DIDI reporter Sentral FM Lumajang menyebutkan MATTHEW datang ke homestay miliknya, sejak Kamis (26/08) pukul 16.00 WIB.

THOMAS memiliki homestay pendakian di titik awal pendakian di Ranupane dan juga pemilik biro jasa pendakian yang menyediakan tenaga porter atau penunjuk jalan ini.

Saat itu, MATTHEW yang datang seorang diri dengan ciri-ciri bertinggi badan 180 cm dengan mengenakan anting-anting dan memakai pakaian daki berupa celana dan jaket warna biru.

Di homestay milik THOMAS ini, MATTHEW menyampaikan niatnya. Bahwa ia baru sekali datang ke Indonesia dan bermaksud mendaki Gunung Semeru.

MATTHEW yang mengaku sebagai musisi dan sempat memperdengarkan sejumlah aransemen musik karya ciptanya kepada THOMAS, menyampaikan jika dirinya bermaksud mendaki puncak Semeru untuk berlibur.

“Setelah itu, saya menyiapkan berbagai logistik atau keperluannya selama pencakian 3 hari sampai Senin mendatang. Bahkan, saya menyiapkan tenda, sleeping bag dan porter yang membawa perbekalannya,” beber THOMAS.

Setelah itu, sejak Jumat (28/08) pukul 07.00 WIB, MATTHEW bersama seorang porter bernama PARI (18), dan dua pendaki asal Perancis bernama DAVID dan NICHOLA disarankan melakukan pendakian bersama, akhirnya bergerak mendaki puncak Semeru.

Namun, sebelumnya di posko TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) di Ranu Pane, para pendaki mancanegara ini telah diingatkan untuk tidak menuju puncka tertinggi Gunung Semeru, baik di Puncak Arcopodo maupun di kawah Jonggring Saloko.

Para pendaki mancanegara ini, telah disodorkan surat pernyataan untuk menyepakati rekomendasi, mendaki sampai puncak Kalimati saja. Karena, kondisi vulkanik Semeru sampai saat ini tetap pada titik waspada yang cukup berbahaya, jika mendaki sampai puncak Arcopodo.

“Apalagi jika para pendaki mancanegara ini, sampai kawah Jonggring Saloko yang kerap menyemburkan gas beracun,” demikian beber Ir ANGGORO DWI SUJIHARTO, Kepala Bidang Pengelolaan Tamana Nasional Wilayah 2 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Lumajang ketika dikonfirmasi DIDI reporter Sentral FM Lumajang melalui telepon selulernya.

Setelah melengkapi prosedur pendakian, MATTHEW melakukan pendakian sampai ke titik Kalimati. Di sana, ia ternyata tetap ngotot mendaki sampai puncak. “Alasannya, seperti yang disampaikan PARI, MATTHEW mengaku baru sekali mendaki Semeru dan tidak mungkin jauh-jauh dari Amerika ia melewatkan kesempatan melihat keindahan puncak Semeru. Apalagi, ia cukup yakin sulit datang kembali kesini (Semeru, red),” beber Ir ANGGORO.

Dengan kenekatan MATTHEW ini, PARI pun menyatakan tetap menunggu di pos Kalimati bersama dua pendaki Perancis lainya, yakni DAVID dan NICHOLA. Setelah itu, MATTHEW meneruskan pendakiannya ke puncak sampai akhirnya kabarnya tidak diketahui lagi.

Sedangkan, DAVID dan NICHOLA melanjutkan perjalanan turun lalu melapor ke Posko di Ranupane. Pun demikian PARI yang cukup khawatir dengan tidak kembalinya MATTHEW lalu mengkomunikasikan hal ini ke Pos TNBTS di Ranupane.

“Dengan keterangan itu, akhirnya kami cukup khawatir lalu meneruskan ke Pos Sar Kabupaten Lumajang, Sabtu pukul 19.00 WIB,” papar Ir ANGGORO DWI SUJIHARTO. Hal itu dibenarkan Peltu (TNI) SUGIYONO, pelatih Tim SAR Kabupaten Lumajang yang menyatakan, pihaknya langsung mengirimkan 5 personil untuk melakukan pencarian.

“Laporan dugaan tersesatnya MATTHEW itu diterima IKSAN dan WAWAN, personel yang pikut Sabtu malam. Selanjutnya, Minggu pukul 05.00 WIB, kami mengirimkan 5 personil yang saya pimpin sendiri untuk melakukan penyisiran ke puncak Semeru,” beber Peltu (TNI) SUGIYONO.

Di titik Kalimati, personil SAR Kabupaten Lumajang telah bergabung dengan 4 personil porter yang dikirimkan Kades Ranupane THOMAS HADI SANJAYA malam sebelumnya. Sampai siang, bergabung juga 7 porter tambahan yang dipimpin personel TNBTS dan 7 personil SAR Polres Lumajang yang dikomando Kompol ENU SASMONANG Kabag Ops Polres Lumajang dan AKP BENY Kasat Intelkam.

Di titik Kalimati ini, seluruh personil penyisiran melakukan koordinasi sebelum memutuskan untuk melakukan operasi SAR. “Operasi SAR baru bisa kami lakukan sesuai protap setelah 2 X 24 jam laporan hilangnya pendaki. Saat ini, penyisiran awal, kami lakukan dari Kalimati sampai ke puncak Semeru,” bebernya.

Di bagian lain,THOMAS HADI SANJAYA menyampaikan, MATTHEW juga membawa perlengkapan berupa pakaian, laptop dan logistik makanan tiga hari dari pendakian yang dijadwalkan sampai Senin mendatang.

“Saya menyiapkan tenda dan slepping bag yang dibawa porternya. Saya berharap, pencarian tidak sampai tiga hari untuk menjamin keselamatan turis pendaki asal Amerika ini,” demikian pungkasnya.

Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya menggelar pameran teknologi militer “Indonesian Military Teknologi” (IMTE) buatan anak negeri, di Surabaya, Rabu.

Ketua pelaksana IMTE Bandung Arry Sanjoyo,M.IKomp,mengatakan, pameran teknologi militer yang pertama kali diadakan di Indonesia ini bertujuan untuk bisa mendidik siswa lebih peka terhadap tantangan masalah yang dihadapi Tentara Nasional Indonesia (TNI), terutama dalam persenjataan.

Ia menambahkan bahwa saat ini sudah ada “lampu hijau” dari Departemen Pertahanan (Dephan) untuk menjembatani hasil riset militer dari mahasiswa.

Sementara itu, dari puluhan teknologi yang dipamerkan, pesawat pengintai mini bernama “Quad Rotor” hasil karya Balitbang Dephan, paling diminati penonton.

Pesawat buatan Dian Hakim tersebut, mampu mengintai musuh tanpa terdeteksi dari ketinggian 700 meter di atas permukaan laut.

“Selain tidak terdekteksi, pesawat ini juga bisa diaplikasikan disemua medan. Jadi jika kita ingin mengintai musuh di laut, kita bisa mengetahui lokasi musuh dengan cara menerbangkan `Quad Rotor` ini,” katanya menjelaskan.

Gambaran lokasi musuh tersebut dilihat melalui sebuah alat sensor yang ada di dalam pesawat.

Disamping Quad Rotor, teknik pengendaali misil yang dibuat oleh Subchan,Ph.D, dosen FMIPA ITS, juga tidak kalah menariknya.

Pengendali misil yang dibuatnya mampu melakukan penyerangan target diam tanpa terdeteksi oleh radar.

“Pengendali ini bisa juga digunakan untuk menakuti kapal asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia,” tuturnya.

Ajang INAICTA 2010 telah berhasil menyaring karya yang masuk menjadi 75 nominator. Terdapat 15 kategori pada penyelenggaraan INAICTA ke-4 kali ini.  5 nominator di setiap kategori akan bertarung menjadi juara pertama. Hasil final akan diumumkan pada Sabtu malam, 24/07/10 di Jakarta Convention Center dipandu oleh Irfan Hakim dan Ersa Mayori serta penampilan KSP Band.

Berikut ini sekilas beberapa nominator yang sempat ditemui CHIP Online.

Nitiki

NITIKI adalah game participatory pertama di dunia yang berhasil dirancang dan dikerjakan 100% orang Indonesia. Game ini menggunakan konten Batik, mengangkat budaya lokal dan dapat dimainkan di konsol multi-touch screen secara beramai-ramai. NITIKI adalah satu di antara lima nominator di kategori Digital Interactive Media.

Buku 3.0

Buku 3.0 adalah inovasi untuk memanfaatkan Augmented Reality sebagai sarana bantu belajar.  Ide buku ini adalah buku masa depan yang bisa memunculkan objek 3D dengan bantuan webcam. Selain objek 3D, buku ini bisa juga memainkan animasi sehingga diharapkan bisa membantu minat belajar siswa. Buku 3.0 menjadi satu di antara lima nominator kategori E-:Learning.

Smart-Taxi

Smart Taxi merupakan aplikasi Blackberry yang memberikan kemudahan pemesanan taksi dengan satu kali klik order. Karya mahasiswa Universitas Bina Nusantara ini memadukan teknologi GPS yang tersedia pada perangkat Blackberry. Smart Taxi adalah satu di antara lima nominator di kategori Mobile Application.

Fahma

Fahma yang masih duduk di kelas 6 SD, menyayangi adiknya Hania. Hania senang main ponsel ibunya terutama saat sedang tidak belajar. Fahma membuat aplikasi untuk hape ibunya agar adiknya bisa belajar sambil bermain. Belajar huruf dan angka, belajar bahasa Inggris, hingga doa anak muslim dibuat oleh Fahma di hape ibunya. Karya Fahma berjudul “Ponsel Ibuku untuk Belajar Adikku” menjadi nominator untuk kategori Student Project-SD.

Robot-Wajan-Bolic

Robot Wajan Bolic karya siswi Madrasah Internasional Technonatura merupakan solusi yang ditawarkan oleh siswi SMP ini bagi pengguna internet. Robot difungsikan guna membantu memposisikan antena wireless wajan bolic sesuai keinginan. Robot bisa digerakkan menggunakan remote control sehingga membantu pada kondisi posisi antena yang sulit dijangkau. Karya robot ini menjadi satu di antara lima nominator Student Project-SMP.

Masih banyak lagi karya nominator yang menimbulkan decak kagum. Selain beberapa nominator di atas, nominator untuk kategori Digital Music, Digital Animation, Open Source Application, Tools & Infrastructure, Research & Development, serta kategori lain juga bisa Anda saksikan selama pameran karya nominator di pre-function Ruang Cendrawasih selama acara INAICTA, 23-24 Juli 2010 di Jakarta Convention Center. Acara ini terbuka untuk umum.

Banyak cara memperingati Hari Ulang Tahun ke-65 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di Jayapura, Papua, masyarakat membentangkan bendera raksasa di Kampung Skouw Wutung, yang berbatasan dengan Papua Nugini, Selasa (17/8).

Bendera Merah Putih yang dikibarkan berukuran panjang 165 meter dan lebar 47 meter. Bendera itu dipasang pada 33 tiang penyangga yang terbuat dari pohon pinang. Pengibaran bendera melibatkan ratusan warga yang dibantu anggota TNI dan Polri. Sebanyak 33 pohon pinang sebagai simbol jumlah provinsi yang ada di Indonesia.

Tak hanya warga sekitar, beberapa warga dari penjuru Kota Jayapura juga ikut berbondong-bondong datang ke perbatasan. Mereka ingin menyaksikan secara dekat prosesi pengibaran bendera Merah Putih yang diklaim terbesar di dunia.

Sedangkan di Desa Kalak, Pacitan, Jawa Timur, mahasiswa pecinta alam mengibarkan bendera di lubang raksasa atau luweng ombo sedalam 120 meter–gua paling dalam di Indonesia. Para mahasiswa turun ke dasar dengan membawa bendera berukuran 10 x 15 meter.

Upacara unik itu dilakukan para mahasiswa sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan. Apalagi para pejuang sudah mengobarkan jiwa dan raga untuk kemerdekaan.

Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein, Djoko Susilo, memimpin Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 65 pada Selasa (17/8) di Wisma Duta Besar RI, Gümligen, Swiss. Upacara diikuti oleh pegawai KBRI Bern, masyarakat Indonesia di Swiss dan Liechtenstein dan Friends of Indonesia.

Upacara Kenaikan Bendera tahun 2010 ini merupakan upacara di tahun pertama masa jabatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Djoko Susilo, yang telah memulai masa jabatannya di Swiss pada Maret 2010. Selesai upacara bendera, Dubes Djoko Susilo menyempatkan diri berfoto bersama dan beramah tamah dengan masyarakat yang hadir.

Tampak semangat nasionalisme dan kekeluargaan dari para masyarakat Indonesia yang telah puluhan tahun tinggal di Swiss dan sekitarnya. Bagi mereka, upacara bendera merupakan moment istimewa yang sayang untuk dilewatkan. Mereka datang dari berbagai wilayah di Swiss dengan mengenakan pakaian nasional Indonesia. Pada malam harinya, sekitar pukul 19.30 waktu setempat akan diadakan acara syukuran sekaligus buka puasa bersama masyarakat Indonesia di Swiss dan Liechtenstein.

Sebelumnya aku pernah berjanji pada kalian semua……inilah janjiku…..mugkin kalian anggap aku aneh…tapi film yang q editing ini hanya untuk membangun semangat kalian agar lebih mencintai NKRI

silakan download file nya dibawah ini :

Mobil yang irit BBM kini makin digemari, terutama masyarakat perkotaan yang lalu lintasnya padat seperti Jakarta. Kemacetan yang semakin parah membuat konsumsi BBM menjadi lebih besar. Selain ringan di kantong, mobil yang irit BBM dinilai lebih ramah lingkungan, karena gas buangnya yang lebih sedikit.

Nah selain faktor besar kecilnya kapasitas mesin, pengiritan BBM juga bisa dipengaruhi oleh cara mengemudikan mobil. Ada beberapa langkah yang bisa diterapkan, misalnya pertama, jangan menginjak pedal gas dengan menghentak. Injakan harus stabil dan bertahap. Kalau pedal gas diinjak secara tiba-tiba, otomatis bahan bakar yang akan dihisap ke ruang bakar juga semakin banyak. Sementara, pada saat itu putaran mesin masih rendah. Akibatnya tidak semua bahan bakar yang masuk ke ruang mesin terbakar. Ini yang disebut dengan pemborosan. Karena, bahan bakar yang masuk tidak keluar dalam bentuk tenaga, tetapi ikut terbuang lewat knalpot.

Kedua, pindahkan gigi pada RPM rendah. Khusus untuk mobil bertransmisi manual, usahakan perpindahan gigi, terutama perpindahan pada gigi-gigi rendah (1 sampai 3) dilakukan di bawah angka rpm 3000.

Ketiga, ukur tingkat HC dan CO. Boros atau tidaknya konsumsi bahan bakar juga ditentukan oleh komponen-komponen mesin. Komponen mesin yang sudah banyak mengalami keausan atau kerusakan bisa menyebabkan pembakaran bahan bakar tidak sempurna. Untuk mengetahuinya, periksa emisi gas buang. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan nilai HC (hidrokarbon) dan CO (karbonmonoksida) terlalu tinggi, ini pertanda pembakaran di ruang bakar tidak sempurna (banyak bahan bakar terbuang percuma).

Keempat, perhatikan beban dan komponen penggerak. Faktor lain yang menentukan konsumsi bahan bakar adalah beban dan penggerak (pendorong kendaraan). Semakin berat beban yang harus diangkut, konsumsinya juga akan semakin besar. Yang dimaksud penggerak diantaranya, kopling, bearing (roda), kopel (propeler shaft), as roda, dan roda. Bila komponen-komponen ini aus atau rusak, akan menyebabkan hilangnya tenaga yang dihasilkan oleh mesin untuk mendorong mobil melaju. Sementara, konsumsi bahan bakarnya tetap besar. Terkait dengan roda, penyematan ban dan velg besar, termasuk juga faktor yang mempengaruhi konsumsi bbm.