cintai produk INDONESIA

Posted: 20 July 2010 in Uncategorized

Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum ( SPBU ) sekarang tidak hanya di dominasi oleh PERTAMINA saja. Sudah banyak kompetitor – kompetitor asing yang mulai melirik jenis usaha tersebut. Mungkin dulu kita jarang atau bahkan tidak pernah menjumpai SPBU selain kepemilikan PERTAMINA. Tapi sekarang, banyak sekali SPBU asing atau kompetitor yang mulai berdiri dan menyaingi perusahaan minyak Indonesia yaitu PERTAMINA. Sebut saja Petronas ( Malaysia ), Shell ( Belanda ), Total ( Perancis ). Mungkin untuk saat ini keempat perusahaan tersebut masih bersaing di level BBK ( bahan bakar non subsidi ) yaitu bahan bakar yang memiliki tingkat oktan >92. seperti contoh Pertamax dan Pertamax Plus ( Pertamina), Super dan Super extra ( Shell ),Primax 92 dan Primax 95 ( Petronas ), total performance 92 dan 95 ( Total ).

Seharusnya jika kita memang cinta Indonesia, kita harus ikut menyukseskan kampanye PERTAMINA dalam penjualan Bahan Bakar non Subsidi. Karena dengan menggunakan Pertamax dan Pertamax Plus “Kita Untung, Bangsa Untung” dibawah ini adalah review dan keunggulan Pertamax

Pertamax ialah Bahan bakar ramah lingkungan untuk performa maksimum kendaraan anda, apalagi dengan adanya Bio Pertamax yang lebih ramah lingkungan karena bahan yang digunakan berasal dari minyak tumbuh – tumbuhan yang di oplos dengan minyak bumi, hasilnya sungguh sangat ramah lingkungan.

kelebihan Pertamax

Pembakaran Sempurna

pertamax memiliki nilai oktan 92 dengan stabilisasi oksidasi yang tinggi dan kandungan olefin, aromatic dan benzene- nya pada level yang rendah sehingga menghasilkan pembakaran yang sempurna pada mesin

Optimalkan Kinerja Mesin

pertamax dilengkapi dengan aditif generasi 5 dengan sifat detergency yang memastikan injector bahan bakar karburator, inlet valve, dan ruang bahan bakar tetap bersih untuk menjaga kinerja mesin tetap optimal

Ramah Lingkungan

pertamax sudah tidak lagi menggunakan campuran timbal dan metal lainnya yang sering digunakan pada bahan bakar lain untuk meningkatkan nilai oktan sehingga pertamax merupakan bahan bakar yang bersahabat dengan lingkungan

Dari beberapa situs web yang saja kunjungi ( klik disini ), meyebutkan beberapa perbandingan tentang Bahan bakar yang saya sebutkan di atas. Dan saya sudah mendapatkan gambaran mengapa SPBU Merah Putih ( Pertamina ) untuk penjualan Pertamax dan Pertamax+ kurang diminati. Hal tersebut mugkin diakibatkan karena harga pertamax yang sedikit lebih mahal dibandingkan kompetitornya, pelayanan yang kurang memuaskan dari petugas – petugas SPBU saat melayani customer,  kepercayaan dan cara pandang yang ragu -ragu pada konsumen dengan kualitas produk dari dalam negeri. Hal itu memang tidak bisa dipungkiri, karena masih banyak kita jumpai SPBU – SPBU nakal. Masukan untuk PERTAMINA mugkin agar lebih mengawasi pelayanan yang diberikan pada konsumen, sehingga konsumen merasa nyaman. Pertamina mengevaluasi kinerja dari SPBU yang ada agar tercipta suatu standarisasi kualitas.

Sebagai Generasi Merah Putih sebaiknya kita gunakan produk dalam negeri walaupun masih memiliki kekurangan, mugkin juga cepat atau lambat kekurangan tersebut bakal ditutup dengan bukti kualitas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s