Huracan FC tak puas dipermalukan tim SAD Indonesia lima gol tanpa balas sehingga pertandingan berujung kekisruhan.

Posted: 29 July 2010 in Uncategorized
S.A.D. Indonesia (GOAL.com / Doc.)
S.A.D. Indonesia (GOAL.com / Doc.)

Dalam lanjutan kompetisi Quarta Division U-19 Uruguay, tim SAD Indonesia berhasil memukul tuan rumah Huracan, 5-0. Lima gol kemenangan Indonesia disumbangkan oleh Syamsir Alam, Abdul Rahman Lestaluhu, Alan Martha, serta dua gol yang disumbangkan Yericho Christiantoko. Pertandingan juga diwarnai dua kartu merah untuk pemain tuan rumah.

Namun, kemenangan besar tersebut diwarnai insiden keributan begitu wasit mengakhiri pertandingan. Kekalahan telak ini membuat Huracan selalu kalah di tangan Indonesia dalam tiga pertemuan. Dua pertandingan sebelumnya berakhir dengan kedudukan 1-0 dan 4-0 untuk Garuda Muda.

Mungkin merasa tak puas selalu dipermalukan, pendukung tuan rumah menyerang pelatih kiper Indonesia, Jorge Anania. Para pemain Indonesia mencoba membela diri dari serbuan para pendukung Huracan. Untungnya kejadian tak berlangsung lama karena dilerai pihak keamanan. “Kami tidak berupaya memancing keributan,” kisah Alam kepada GOAL.com.

“Kami tahu diri sedang berada di negara orang dan tidak mau cari masalah. Tapi kami harus membela diri dan mempertahankan harga diri.”

Alam tidak bermain penuh dalam pertandingan dan keluar digantikan pemain lain setelah menit ke-60. Penyerang yang baru saja merayakan ulang tahun ke-18 awal bulan ini langsung memasuki kamar ganti untuk membersihkan diri karena pertandingan diwarnai hujan deras.

“Unggul lima gol, teman-teman bermain ball possession, tapi Huracan sudah tidak mencari bola. Mereka bermain sangat kasar,” sambung Alam.

“Setelah mandi saya menuju tribun dan bergabung dengan teman-teman yang tak masuk line-up serta dokter dan pelatih kiper.”

“Usai pertandingan, saya berfirasat tidak baik dan berjalan mendekati pintu masuk lapangan. Tiba-tiba ada kira-kira lima orang pendukung Huracan menyerang Jorge. Saya coba menolong, tapi ada satu orang memukul wajah saya.”

“Saya lantas berlari masuk lapangan untuk membantu teman-teman yang juga sedang diserang tim lawan.”

Alam menyangkal tim Indonesia melakukan provokasi yang memancing emosi tim lawan. Kekisruhan akhirnya reda setelah adanya intervensi dari pihak kepolisian. Awal Agustus mendatang, tim SAD dijadwalkan melancong ke Cili untuk menjalani beberapa laga uji coba.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s